Senin, 27 Oktober 2014

Di dalam Terang

Seorang ibu muda baru saja pulang kerja sekitar pukul 4 sore, dan seperti biasa ia segera disibukkan dengan pekerjaan rumah tangga, menyiapkan makan malam untuk suami dan seluruh keluarganya. Tidak ingin konsentrasinya terganggu oleh anak laki-lakinya, ia menyuruh anaknya itu untuk bermain di luar bersama teman-temannya, dengan satu pesan, “Bermainlah di bawah lampu itu saja, jangan pergi kemana-mana,” seraya menunjuk lampu besar di pinggir jalan tak jauh dari rumahnya.
Hal ini sudah menjadi kebiasaan sehari-hari, dan si anak pun terbiasa bermain bersama teman-temannya di bawah lampu tersebut. Sampai suatu hari salah seorang teman anak itu mengajaknya pergi bermain lebih jauh, jauh dari lampu itu. Si anak menolak karena mengingat pesan sang ibu untuk tidak menjauh dari lampu jalan tersebut. Namun temannya terus mengolok-oloknya sehingga akhirnya ia mengikuti ajakan temannya untuk pergi lebih jauh.
Semakin jauh mereka pergi, hati si anak laki-laki itu menjadi gelisah. Terngiang-ngiang pesan sang ibu di telinganya. Hari pun semakin gelap, dan hatinya semakin gelisah. Akhirnya ia memaksa temannya untuk kembali pulang, kembali ke lampu tadi.
Ketika mendekati lampu itu, dari kejauhan si anak melihat seseorang berdiri di bawah lampu jalan itu dengan tak kalah gelisahnya. Semakin mendekat, si anak pun mengenali bahwa itu adalah ibunya yang berdiri di bawah cahaya lampu jalan tersebut. Jantungnya berdegup makin kencang. “Oh, tidak, aku pasti kena marah,” katanya dalam hati. Dengan ragu ia memberanikan diri mendekat ke arah lampu itu. Seketika sang ibu melihat anak laki-lakinya datang, ia langsung berlari menghampiri, merengkuh dan memeluk anaknya itu. “Kamu kemana saja? Ibu kuatir sekali…”
Sekilas si anak melihat air mata menetes di wajah ibunya. Dan ia pun berjanji dalam hati untuk tidak lagi melanggar perintah ibunya.

Seringkali dalam kehidupan kita, sengaja atau tidak sengaja, kita pergi menjauh dari terangAllah. Entah karena godaan dunia, rasa bersalah, kelalaian, atau alasan apapun. Semakin kita menjauh dari terang itu, semakin gelisah hati kita. Hidup kita tidak tenang, dan banyak permasalahan yang kita hadapi. Kita pun takut untuk kembali, seperti kisah anak yang hilang dalam Lukas 15. Namun Bapa kita adalah Bapa yang setia dan penuh kasih. Dia senantiasa menunggu kita untuk kembali ke dalam terang itu. Kapan pun dan dalam keadaan apapun kita datang kembali kepadaNya, Dia tetap akan menyambut kita, merengkuh kita dalam pelukan kasihNya.
Tidak ada satu hal pun yang kita lakukan yang dapat mengurangi kasih Bapa kepada kita; kasihNya tetap tidak berubah sampai selamanya. Mengapa kita merepotkan diri dan mengambil resiko untuk melangkah dalam hidup yang penuh kegelisahan dan permasalahan jika di dalam terang itu kita mendapat jaminan pemeliharaan dan kasih Bapa senantiasa?


Selasa, 14 Oktober 2014


Putih Diatas Hitam
Oleh: Erwin Purba

Kalau hati itu Jahat, maka pikiran pun jahat.
Karena, pikiran yang jahat adalah Produk dari hati yang jahat.

            Seperti yang sesering mungkin kita ketahui, istilah “Hitam diatas Putih” yang memiliki arti yaitu: bahwa secara tertulis dan tidak melalui perkataan. Tapi, Putih diatas hitam adalah suatu bentuk kehidupan orang Kristen yang mempunyai dampak kepada lingkunagannya.
            Putih diatas Hitam adalah kehidupan yang dimana kita menjadi Garam atau Menjadi terang Dunia. "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. (Alkitab Terjemahan Baru, Matius 5:13-14) kehidupan menjadi garam dan terang memang tidak gampang, namun sebagai seorang Kristen harus bisa menjadi Putih diatas Hitam.
            Hidup diatas dunia yang menjadi hitam ini sangan di cari orang yang bisa menjadi Putih yang menjadi penerang yang bisa mencemari putihnya kepada kehitaman Dunia ini. Telah terlalu hitam dunia ini bahkan, sampai orang Kristen menjadi Hitam dan yang dulunya Putih banyak yang telah dinodai oleh hitamnya Dunia ini.
            Karena kekejaman Dunia akan kehitamannya, maka diharapkan orang Kristen yang telah mempelajari Firman Tuhan akan Menjadi sesuatu yang bermanfaat dan Menjadi Suatu terang diatas Dunia ini.
Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
Mat 5:14

1.      Ketika Terang Menjadi Gelap
Putih diatas hitam bisa hilang menjadi Hitam. Karena ketika terang kita menjadi gelap maka kita tidak akan bisa menerangi Dunia. Ketika kita melihat gerhana matahari apa yang kita katakana, atau ketika malam menjadi gelap gulita apa yang bisa kita perbuat?
Gerhana matahari adalah ketika Matahari tidak Bercahaya. Seringakali Manusia tidak dapat melakukan apapun. Begitulah kehidupan kita kalau ketika berubah kehidupan kita menjadi Gelap.

“Terangmu menjadi gelap,
Sehingga engkau tidak dapat melihat dan banjir meliputi engkau.”
Ayub 22:11

2.      Mengubah Hitam Menjadi Putih.
Seorang penilis menggunakan Pena biasanya menghapus tinta hitamnya menggunakan Tipex
yang warna putih, supaya yang Hitam itu menjadi Putih.  Apak dengan Tipex itu kita bisa menhapus hitamnya atau kegelapan dari Terang kita? Seringkali orang berpikir bahwa terang bereka tidak bersianar karena dengan alas an belum saatnya akan bersinar, bukan belum saatnya tapi karena kita sendiri tidak membuat sinar kita iru bercahaya.


“apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar
apa yang kauinginkan sendiri dan
memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan
terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.”
Yes 58:10
            Ada banyak cara yang bisa kita gunakan untuk menjadi terang kita bercahaya dimana pun kita berada dan dalam situasi apapun yang kita hadapi.

3.      Menampilkan Hitam diatas Putih

Ketika hitam itu kita buat menjadi putih apa yang kita buat? Maka, yang Putih bisa indah di lihat begitu juga kehidupan kita yaitu ketika kita dapat menyinari sesame kita melalui apa yang kita lakukan maka kita akan berguna, karena mustahil orang menggunakan sesuatu yang gelap terangnya dipergunakan orang. Akankah anda membeli lampu tapi tidak menerangi rumah Anda?
Apakah anda sanggup menampilkan anda sebagai Putih diatas Hitam yang menampilkan terang itu dimana dan kapanpun anda berada? Memang susah untuk melakukan itu. Tapi, tuhan menuntut kita untuk menjaadi terang.
“Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.” Yes 60:1

4.      Ketika Putih dicari Orang
Baju putih atau Baju hitam? Banyak orang akan menjawab baju putih, tapi kalau orang yang agak malas nyuci apalagi kaum pria lebih memilih Baju Hitam. Tapi putih itu adalah warna yang banyak dicari orang. Mengapa? Karena kelihatan indah dan biasanya orang akan menjaga wanra Putih yang mereka miliki supaya tidak menjadi hitam, dan ketika menjadi hitam akan dibersihkan menjadi Putih.
“Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu,
dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu.” Yes 60:3
5.      Putih Bersinar
Hidupmu menjadi Putih dan menjadi terang dan kiranya itu bersinar dan melakukan apapun yang bisa menunjukkan kasih dan terang di mana pun lingkungan kita berada. Sebagai orang Kristen kita harus menjadi terang dan menjadi garram dimana pun kita berada.
Banyak hal bisa kita lakukan untuk menjadi terang kita itu nyata dimanapun kita berada:
Banyak hal yang menghalangi kita untuk menjadi putih diantara Hitam, tapi dengan Kuasa sang pencipta maka dengan pertolongan Tuhan kita akan menjadi Putih diatas Hitam. Ketika kita menjadi terang maka banyak pertolongan yang akan diberikan Tuhan kepada Kita supaya kita menjadi terang.

"Sebab aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." (Yeremia 29:11)
Sebagai orang Kristen marilah kita Menjadi Terang diantara gelam dan menjadi Putih diatas Gelap:
“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." Mat 6:44

6.      Putih diatas Hitam

Hidup menjadi seseorang teladan itu memang sangat susah dan sangat tidak mungkin bisa melakukan itu, tapi dengan persetujuam Tuhan dan bantuan Yesus kita akan mampu melakukan itu. Tapi, sebagai orang Kristen kita harus melakukan itu dan harus menjadi Putih diatas Hitam.

Jumat, 03 Oktober 2014

TANGAN DAN MATA KRISTUS


Yesaya 49:16
“Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.”

Ayat ini menuliskan bahwa Allah berjanji melukiskan nama kita di telapak tanganNya, dan ruang kehidupan kita tidak akan pernah terlewat dari sorotan mataNya.  Ini adalah salah satu jaminan perlindungan dan pemeliharaan Tuhan kepada kita sebagai umatNya.

Berbicara mengenai TANGAN, kita dapat mengetahui bahwa tangan adalah salah satu organ tubuh yang penting dalam kehidupan manusia.  Walaupun tidak semua orang memiliki tangan yang lengkap karena cacatnya dosa, tetapi yang jelas bahwa Allah menciptakan tangan karena memiliki fungsi dalam kehidupan manusia.

Tangan digunakan untuk:
  1. Bekerja
  2. Menulis
  3. Mencangkul
  4. Mengangkat beban
  5. Menggendong
Dan hal istimewa yang baik adalah:
Tangan dapat digunakan untuk berjabat tangan dan membelai.

Namun sangat disayangkan, masih banyak juga orang yang menyalah gunakan fungsi tangan yang baik yang Tuhan berikan.
Dengan tangan orang mulai:
  1. Mencuri
  2. Memukul
  3. Menjambak
  4. Tinju
  5. Menampar, dll

Padahal tangan diberikan Tuhan kepada petani untuk mencangkul.  Tangan diberikan Tuhan kepada Ellen White untuk menulis.  Tangan diberikan Tuhan pada seorang ibu untuk menggendong bayinya.  Dan tangan tidak diberikan Tuhan kepada suami untuk menampar isterinya.

Pernahkan saudara bayangkan kalau saja seorang petani pergi kesawah membawa cangkul tetapi tidak memiliki tangan?
Atau, pernahkan saudara membayangkan sesosok Michael Jordan, pebasket kenamaan dunia yang bermain basket tanpa tangan?
Michael Jordan dapat menjadi Most Valuable Player sebanyak 5 kali karena tangannya yang pernah disebut tangan termahal didunia.  Lebih dari 30 pertandingan Michael dapat mencetak point diatas 50 karena tangannya.  Dan ia mencatatkan namanya sebagai pencetak score terbanyak dalam 8 musim kompetisi Basket Amerika (NBA).  (referensi dari Webster Encyclopedia 1999)

Tetapi tangan yang termahal sejagad raya ini, yang pasti adalah Tangan Kristus.
Tangan itu dikenal sebagai tangan penyembuh yang ajaib.  Tangan penginjil yang memberikan hidup. Tangan penghibur yang rendah hati. 
Tangan tukang kayu yang menyelamatkan seluruh umat, dan masih banyak lagi.
Dengan tangan Yesus menyembuhkan orang sakit.  Dengan tanganNya, Yesus membangkitkan orang mati.  Dengan tanganNya, Yesus memberkati anak-anak, dsb sbb:
  1. Ketika tangan Yesus menjamah tangan Ibu Petrus, sang ibu pun sembuh dari penyakitnya. (Matius 8:15)
  2. Ketika tangan Yesus memegang tangan anak kepala rumah ibadat, maka anak itu bangkit dari kematian. (Matius 9:25)
  3. Dengan tanganNya, Yesus memberkati anak-anak kecil yang datang kepadaNya. (Matius 19:3)
  4. Dan dengan mengulurkan tanganNya di kayu Salib untuk dipakukan, Yesus menjadi Juruselamat saudara dan saya.




Kalau saja Yesaya 49:16 menuliskan bahwa Yesus akan melukiskan nama kita di telapak tanganNya, hal itu memberikan artian:
  1. Setiap pengikut Kristus, Umat Allah, orang Saleh mendapat jaminan aman berada dalam tanganNya.
  2. Tangan Yesus adalah ukuran Penghakiman bagi mereka yang ditebus & menerima penebusan.  TanganNya adalah ukuran penghakiman bagi siapa saja yang namanya layak dituliskan dalam TANGAN KEHIDUPAN atau tidak sama sekali…
  3. Tangan Yesus dipakukan di kayu salib adalah sebagai harga dari PENEBUSAN.  Harga dari HAK KEPEMILIKAN kembali.

Dan kalau saja kita sudah menjadi umat tebusan, miliknya kembali, waris Allah…
Maka ruang-ruang tembok kehidupan kita tidak akan pernah lepas dari sorotan mataNya.

Dan Mata Yesus adalah mata yang berwibawa, penuh kasih tetapi dapat melihat kedalaman hati seseorang yang paling dalam.

Berbicara mengenai mata adalah juga bahan yang cukup menarik untuk dicari tahu.
  1. Dengan mata, seseroang bisa melihat kecantikan
  2. Dengan mata, seseorang bisa melihat keindahan
  3. Dengan mata, seseorang bisa menjadi saksi
  4. Dengan mata, seseorang bisa berbahasa
  5. Dengan kerlingan mata, seseorang bisa jadi genit
  6. Dengan mata, seseorang bisa menyatakan perasaan dukanya

Mata adalah indera yang paling penting dalam tubuh manusia.  Karena itu, seluruh organ tubuh manusia merasa sakit kalau mata terkena debu.  Dan untuk melindungi mata, otak bahwa sadar manusia secara dreflek akan membawa berita untuk menghindar dari bahaya yang mengancam mata.

Tampaknya hampir semua segi kehidupan manusia mengandalkan mata.

Mata adalah indera yang tercanggih di dunia camera.  Camera elektronik tercanggih didunia meniru cara kerja mata, dan masih belum bisa menandingi kecepatan zoom dengan ketajaman focus suatu object  gambar seperti yg dapat dilakukan oleh mata.

-Walaupun presiden Gus Dur menurut pengakuannya sendiri: dapat memerintah bangsa Indonesia tanpa mata yang berfungsi baik…
-Walaupun Stevie Wonder dapat menyanyi tanpa mata karena ia buta…
-Dan Hellen Keller dapat menjadi penulis tersohor tanpa mata karena ia buta…
Namun tak dapat dibayangkan jika:
  1. Michael Jordan tidak memiliki mata untuk memasukkan bola basket dalam keranjang dengan jitu.
  2. Maradona dapat mengetahui letak bola kaki, jika ia tidak memiliki mata
  3. Bill Gates dapat menemukan program-program komputer tanpa menggunakan mata…
  4. dan masih banyak lagi…

Ada  statement yang berbunyi:
Tak dapat dipungkiri bahwa Kebutaan (tanpa mata) adalah sesuatu yang tidak menyenangkan untuk dapat maju kedepan.  Dan sesuatu yang membuat kita buta terhadap masa depan kita adalah KEKHAWATIRAN

Ketika firman Allah mengatakan “serahkanlah segala kuatirmu kepada Tuhan,” sebenarnya Allah juga ingin mengatakan seperti yang terkutip dalam Ulangan 32:10 bahwa “Allah memelihara umatnya bagaikan menjaga biji mataNya.”
Ruang-ruang tembok kehidupan kita tidak akan lepas dari sorotan mataNya.

Kiranya renungan yang singkat ini boleh menjadi berkat bagi kita semua untuk mengingat akan kasih Tuhan terhadap orang-orang saleh yang ditebusnya.
Doa dan harapan kita semua.


Amen.